Cara APRIL Asia Mendaur Ulang Air Dengan Efektif

  • click to rate

    Air merupakan sumber daya kehidupan. Semua makhluk hidup sangat membutuhkannya, baik manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanpa air, keseimbangan alam dipastikan akan terganggu. Pada jaman saat ini, air bersih sangat susah untuk didapatkan. Baik di Indonesia, bahkan seluruh dunia. Ada dibeberapa negara, yang  untuk mendapatkan air bersih merogoh kocek dengan harga yang cukup tinggi. Oleh karena itu, keberadaan air wajib kita jaga dan lindungi. Begitu pula pemanfaatan perlu dilakukan seefisien mungkin. Karena jika tidak dilindungi air bersih bisa habis. Yang sekali lagi akan berakibat fatal bagi kehidupan makhluk hidup.

    Pun di Indonesia, APRIL Group menyadari akan adanya hal tersebut. Perusahaan yang bergelut dalam industri pulp dan kertas ini kemudian sebisa mungkin memanfaatkan air dengan sangat bijaksana. APRIL Groupsendiri merupakan sebuah perusahaan yang berkembang menjadi kelompok usaha global yang mempekerjakan lebih dari 5000 karyawan, dengan total aset lebih dari US$ 18 miliar serta jangkauan penjualan di seluruh dunia. Perusahaan yang dipimpin oleh pengusaha yang terkenal dan sukses ini, melaksanakan prinsip 5C dan harus membawa kebaikan, yaitu bagi: Masyarakat (Community), Pelanggan (Costumer), Negara (Country), Iklim (Climate), dan Perusahaan (Company).

    Dalam proses produksi, APRIL Group membutuhkan air, yang dimana mereka bisa menggunakan air dengan efisien. Mereka menggunakan air untuk produksi dalam jumlah sedikit. Yang sesudahnya sebagian dapat dikembalikan ke alam dengan aman. Bagaimana bisa demikian?

    Pemanfaatan teknologi tinggi dalam pengunaan maupun pengolahan air buangan di perusahaan APRIL Group menjadi kunci. Mereka bisa memanfaatkan air dengan efektif sekaligus mengelolanya agar tetap bersahabat dengan lingkungan sesudah menjadi limbah. Untuk melakukan produksi pulp dan kertas, mereka mengambil air dari Sungai Kampar yang melintasi kawasan Pangkalan Kerinci. Jumlah air yang dibutuhkan sangat kecil jika dibandingkan dengan debit air Sungai Kampar. Hal tersebut sudah tercatat di unit bisnis April grup tersebut hanya memakai hingga 1,89% dari rata-rata debit air Sungai Kampar. Jumlah tersebut di bawah rata-rata aturan pemerintah.

    Air dari sungai Kampar dimanfaatkan untuk pembuatan pulp dan kertas. Yang mana air tersebut digunakan untuk mencuci kayu yang menjadi bahan baku maupun dalam proses peleburan bubur kertas. Sebelum proses peleburan bubur kertas, air yang diambil dari Sungai Kampar kemudian dialirkan ke tangki penjernih yang disebut clarifier dan kantong saringan pasir. Proses-proses tersebut dilakukan agar air menjadi jernih. Dari sana cara APRIL Asia mendaur ulang air dengan efektif.