
Pielonefritis adalah penyakit infeksi pada ginjal disebabkan oleh bakteri atau virus. Kandung kemih menyimpan urin sebelum dikeluarkan oleh tubuh. Bakteri dan virus biasanya mencapai kandung kemih melalui uretra (saluran yang mengeluarkan urin dari kandung kemih hingga keluar tubuh) dan menyebabkan infeksi yang memengaruhi ginjal hingga memicu pielonefritis. Infeksi ginjal dapat menimbulkan gejala berupa munculnya darah atau nanah pada urine. Klinik Raphael akan membantu anda dalam mempelajari tentang penyakit pielonefritis.
Sebagian besar infeksi ginjal disebabkan oleh infeksi bakteri. Selain oleh bakteri, infeksi ginjal juga dapat disebabkan oleh infeksi virus atau jamur, meskipun keduanya jarang terjadi. Walaupun banyak bakteri dan virus yang menyebabkan pielonefritis, tetapi bakteri paling umum adalah Escherichia coli.
Bakteri penyebab infeksi ginjal biasanya berasal dari saluran pencernaan yang keluar bersama tinja, lalu masuk ke dalam lubang kencing dan berkembang biak di kandung kemih, kemudian menyebar ke ginjal.
Biasanya bakteri yang masuk tadi akan terbuang bersama urine, sehingga tidak terjadi infeksi. Akan tetapi pada kondisi tertentu, bakteri tersebut akan berkembang biak di dalam saluran kemih, hingga akhirnya menyebar ke ginjal.
Baca juga tentang : Yang Harus Kamu Ketahui tentang Hematospermia
Berikut ini adalah gejala umum yang biasanya muncul pada penderita infeksi ginjal :
Selain riwayat dan pemeriksaan fisik yang komprehensif, tanda-tanda yang mungkin dicari dokter dalam mengevaluasi infeksi saluran kemih dapat meliputi:
Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang dapat muncul akibat infeksi ginjal atau Pielonefritis :
Kondisi ini terjadi saat cairan nanah muncul di dalam jaringan ginjal. Abses ginjal bisa berakibat fatal karena bakteri atau carian nanah bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, misalnya ke aliran darah atau paru-paru.
Sepsis terjadi ketika infeksi sudah menyebar ke aliran darah. Komplikasi ini dapat berakibat fatal karena bakteri yang berada di aliran darah dapat menyebar ke organ-organ vital, seperti jantung, otak, dan paru-paru.
Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak bisa berfungsi secara normal akibat kerusakan sel ginjal. Kerusakan ginjal ini dapat bersifat sementara maupun permanen.
Ibu hamil yang menderita infeksi ginjal berisiko mengalami komplikasi yang berbahaya. Jika tidak ditangani, infeksi ginjal pada ibu hamil bisa menyebabkan bayinya mengalami kelahiran prematur atau lahir dengan berat badan yang rendah.
Baca juga tentang : Tinea Cruris – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Pielonefritis dapat di cegah dengan cara sebagai berikut :
Pengobatan infeksi ginjal yang paling utama adalah pemberian antibiotik. Jika batu ginjal menyebabkan infeksi, ahli urin dapat meminta Anda melalukan Shock Wave Lithotripsy, laser, atau pembedahan untuk mengeluarkan batunya. Pada orang dewasa, pengulangan kultur urin harus dilakukan untuk memastikan infeksi tidak kambuh. Jika tes menunjukan infeksi, konsumsi antibiotik selama 14 hari harus kembali dilakukan; jika masih terjadi, konsumsi antibiotik diperpanjang hingga 6 minggu.
Sumber : https://klinikraphael.com/bahaya-komplikasi-akibat-pielonefritis/
Klinik Raphael adalah sebuah klinik yang berlokasi di Bekasi. Klinik ini merupakan pusat dari pengobatan kulit dan kelamin yang memiliki keunggulan tempat yang terjaga privasinya dengan biaya berobat yang terjangkau dan memiliki fasilitas yang memadai dalam melakukan praktek ataupun pengobatannya. Klinik Raphael juga membuka pelayanan kesehatan untuk pengobatan penyakit menular seksual untuk pria maupun wanita.
Lokasi : Jl. MH. Thamrin No. 17, Cibatu, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat 17520.
Jam Operasional :
Senin-Jum’at (09.00-19.00 WIB)
Sabtu (09.00-14.00 WIB)
Minggu (Libur)
