Asian Agri merupakan salah satu perusahaan milik Sukanto Tanoto, pengusaha terkemuka di Indonesia. Asian Agri memproduksi minyak sawit mentah (CPO) sejak tahun 1979 dan mempekerjakan sekitar 25.000 orang saat ini. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah menjadi perintis program pemerintah Indonesia yaitu Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans). Saat ini, perusahaan mengelola 100.000 Ha lahan dan bermitra dengan 29.000 keluarga petani di Riau dan Jambi yang mengoperasikan 60.000 Ha perkebunan kelapa sawit.
Berbagai penghargaan diraih oleh Asian Agri, mulai dari sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya, sertifikasi ISO 9001 untuk learning institute di Pelalawan Riau, hingga penghargaan Proper dari Kementrian Lingkungan Hidup. Asian Agri yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dengan visi menjadi salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di dunia, paling menguntungkan, dengan pengelolaan terbaik dan berkesinambungan, pemasok yang diutamakan oleh pelanggannya dan perusahaan yang dibanggakan oleh karyawannya, meraih Penilaian Program Peningkatan Kinerja Perusahaan (Proper) kategori Hijau untuk dua pabrik anak perusahaannya, PT. Inti Indosawit, yaitu Pabrik Segati dan Pabrik Muara Bulian.
Penghargaan Proper diberikan kepada perusahaan yang telah menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam produksi barang dan jasa, penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, konservasi sumber daya dan pelaksanaan bisnis yang beretika serta bertanggung jawab terhadap masyarakat. Penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan oleh Asian Agri yang termasuk ke dalam Proper kategori Hijau yakni perusahaan melakukan lebih dari yang diprasyaratkan atau beyond compliance, dalam hal sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, penurunan emisi, pemanfaatan dan pengurangan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Selain itu, penerapan 3R (reduce, reuse, recycle) limbah padat non B3, konservasi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati dan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat turut menjadi salah satu penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan oleh Asian Agri.
Penghargaan Proper kategori Hijau, ini merupakan penegasan komitmen Asian Agri terhadap pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan. Penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di semua lini, mulai dari manajemen perusahaan hingga di tingkat operasional di lapangan. Pengelolaan perusahaan Asian Agri dan RGE milik Sukanto sejalan dengan prinsip pendiri yang dituangkan dalam 4C, yakni baik untuk masyarakat (community), baik untuk negara (country), baik untuk iklim/lingkungan (climate), serta baik untuk perusahaan (company).
Selain dengan prinsip tersebut, Asian Agri terus meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai dengan ketentuan dan peraturan pemerintah. Pencapaian Proper kategori Hijau menjadi bukti pelaksanaan komitmen perusahaan terhadap kegiatan pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Pencapaian ini mendorong Asian Agri untuk terus meningkatkan kinerja yang berwawasan lingkungan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, lingkungan dan semua pemangku kepentingan.